Kalender Hijriyah

Suka-duka Kehamilan dan Kelahiran Anak Keempat

Posting Komentar
Bismillahirrahmanirrahim 

Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah Allah mengamanahi lagi seorang bayi ke dalam rahimku. Ternyata pada saat awal puasa aku udah hamil tapi tidak terasa. Dan MashaAllah saat itu juga aku pergi ke Bandung, dengan bawa anak yg no 3. Selama di Bandung aku jalan kesana kemari, karena banyak agenda dengan teman² kuliah. Buka puasa di beberapa resto di Bandung. 

Rasanya baru kemarin aku selesai menyusui anak ke-3 ku. Tapi saat ini aku menyusui lagi bayi ke-4. Alhamdulillah. Jujur bayi ke-4 ini ya memang di luar rencana karena aku memang akan hamil lagi tapi 3/4 taun yang akan datang, bukan sedekat ini. Tapi biidznillah ya memang harus hamil lagi saat itu.

Hari-hari saat hamil aku jalani sambil mengurus ketiga anak² yg lain. Rasanya luar biasa sekali, apalagi ketika sudah hamil besar, berat sekali perut ku tapi aku harus tetap cuci baju, cuci piring dll hihi Alhamdulillah semua bisa dijalani dengan baik. 

Cerita tentang proses persalinan ku. Persalinan anak ke-4 ini termasuk tercepat karena maju dari hpl 2 Minggu MashaAllah. Biasanya langganan bayi² ku tuh betah di perut dan sudah 2x aku mengalami lewat hpl melahirkan di usia kandungan 40w dan 41w. Nah anak ke-4 ini ternyata di 38w+1 sudah launching walau memang bbnya juga gak besar biasanya anak² ku bbjnya 3kg keatas kali ini bbj anak ke-4 ku 2.8kg. 

Mulai merasa kontraksi sejak magrib, tapi saat itu kontraksi masih bisa ditahan. Sampe malam hari jam 22.00 kontraksi mulai sangat intens di 5 menit dengan durasi kontraksi 1 menitan. Malam itu langsung coba cek ke puskesmas ternyata benar sudah bukaan dua. Tapi minta izin Bu bidan untuk tidak menunggu di puskesmas karena mau jalan² aja, sambil jajan, padahal pulang dulu juga. Kunikmati kontraksi itu di rumah sampe jam 00.00. Nah kontraksi di jam ini mulai makin sakit sehingga aku bangunkan suami untuk antar ke puskesmas lagi. Setelah di cek ternyata baru bukaan 4. Padahal yang aku rasa kontraksi nya semakin sakit. Kucoba tahan hingga jam 01.30, kemudian aku panggil Bu bidan, karena kontraksi sudah sangat sakit dan ada rasa ingin mengejan sekali. Kata Bu bidan menunggu pecah ketuban, ternyata ketuban memang tidak pecah, jam 02.00 Bu bidan memecahkan ketuban, kukira aku mau di episiotomi. Ternyata Bu bidan bawa gunting untuk menggunting ketuban. Setelah ketuban pecah ada rasa ingin mengejan sekali, dalam satu kali nafas panjang dan mengejan.
Alhamdulillah bayinya lahir tepat pukul 02.15 kayaknya. Kata Bu bidan pantat ku naik² jadi dapat sedikit jahitan katanya kalo gak naik² bisa tanpa jahitan, tapi gak tau kenapa memang rasanya ingin mengangkat pantat terus. Alhamdulillah lahirlah seorang bayi perempuan, sesuai prediksi USG mashaAllah bayinya perempuan, dan sudah kami siapkan namanya sejak lama. Kami beri nama "Fatimah Zahra". 
Welcome to the world baby girl, MashaAllah💖🌸 Semoga Fatimah menjadi anak yang sholehah. 
Namamu kami pilih dengan doa yang panjang.

Fatimah, semoga engkau tumbuh menjadi perempuan yang lembut hatinya, kuat imannya, baik akhlaknya, dan teguh memegang agama Allah.

Zahra, semoga hidupmu menjadi cahaya—menerangi dirimu, keluargamu, dan orang-orang di sekitarmu.

Semoga Allah menjadikanmu anak yang shalihah, sehat, panjang umur dalam ketaatan, mencintai Al-Qur'an, mencintai keluargamu, dan kelak menjadi wanita yang membawa keberkahan di mana pun engkau berada. Aamiin ya mujibasailin.

Banyumas, 1 Oktober 2026 
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar